oleh

Halal Bihalal Idul Fitri dan Paskah Bersama dalam Bingkai Moderasi Beragama

SIBERINDO.CO– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Manggarai menggelar acara Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H dan Paskah Bersama dalam bingkai Moderasi Beragama, dengan tema Kerukunan Umat Untuk Manggarai Hebat”.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Manggarai tersebut dilakukan guna menjalin silaturahmi antar umat beragama serta menjaga dan mengasah kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Manggarai, Jumat (28/04/2023).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai, Nikolaus Nama Payon, S.Ag, mengatakan sebagai instansi menjaga dan mengawal moral, budaya, dan etis religius bangsa, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai bertanggungjawab dan memastikan semua masyarakat Manggarai memiliki visi dan komitmen kebangasaan yang terlahir dari spirit yang benar.

Selain itu, Kementerian Agama mempunyai tujuh program prioritas, dan salah satunya adalah Moderasi Beragama. Moderasi beragama adalah cara pandang dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian, hingga retaknya hubungan antarumat beragama, merupakan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini.

Baca Juga  Konsistensi Bank BJB Bersama SMSI Dalam Membangun Kemitraan

Moderasi beragama tercermin dalam empat komitmen, yakni komitmen kebangsaan yang menjunjung keberagaman, toleransi yang menghargai perbedaan keyakinan, penolakan terhadap segala bentuk kekerasan atas nama agama, serta penerimaan dan akomodasi terhadap kekayaan budaya dan tradisi yang ada dalam masyarakat.

“itulah sebabnya, Kementerian Agama Kabupaten Manggarai menyelenggarakan kegiatan silaturahmi yang melibatkan berbagai elemen penting di masyarakat, untuk bersinergi menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di Kabupaten Manggarai,” ungkapnya.

Menurutnya, idul fitri mempunyai korelasi pesan moral yang sama dengan paskah. Idul Fitri dimaknai sebagai Kembalinya seseorang ke dalam keadaan suci atau terbebas dari segala dosa, kesalahan, dan keburukan. Paskah jika diambil titik simpul, maka ada tiga hal yang saling terkait di dalamnya, yakni: kasih, pengorbanan dan kemenagan.

Baca Juga  Jenderal Dudung Jamin Masa Depan Dua Putra Almarhum Sertu Eka

Sementara itu, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Kementerian Agama Kabupaten Manggarai menyelenggarakan acara Halal Bihalal Idul Fitri dan Paskah bersama sebagai momentum silaturahmi bersama antar umat beragama yang di Kabupaten Manggarai.

Hal yang sama juga disampaikan Rm. Dr. Hironimus Bandur. S. Fil. M.Th, selaku narasumber Narasi Paskah dalam kesempatan tersebut, turut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag Kabupaten Manggarai, sebab menjadi mediasi bagi semua umat beragama saling berjumpa, saling berbagi, dan hal yang dibagikan adalah sukacita merayakan paskah dan idul fitri bersama.

Ia juga menyampaikan, Kemenag Kabupaten Manggarai telah menjadi bagian dari pemerintah pusat agar terus mempromosikan moderasi beragama, sekaligus menjadi bagian dari komunitas agama-agama untuk untuk mentahtakan urgensi kedekatan dengan sesama manusia. Sebagai wujud kedekatan dengan Tuhan Yang Esa, harus dapat ditunjukkan dalam kedekatan kita dengan sesama yang berbeda.

Baca Juga  HPN 2023: Ekspedisi Geopark Kaldera Toba, SMSI Turut Menjaga Warisan Dunia

“Kemenag Manggarai telah menjadi rumah bagi semua agama dan penjaga gawang moderasi beragama,” tuturnya.

Acara tersebut dihadiri Rm. Vikjen Keuskupan Ruteng, Alfons Segar, Ketua MUI Kabupaten Manggarai, Abdurachman Marolla, Ketua FKIK, Pdt. Siswathy H.S.T. Seran, S.Th, Sekda Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus, Kepala KPPN Ruteng, Y. KusSuhatoro, serta Pimpinan OPD, Pimpinan BUMN Kabupaten Manggarai, Pengurus FKUB, Pimpinan DPC Partai Politik Kabupaten Manggarai, Pimpinan Ormas Keagamaan, DWP Kemenag Manggarai, dan seluruh ASN lingkup Kemenag Kabupaten Manggarai.(RLS)

 

News Feed