oleh

Pemkot Bima Bakal Bangun GOR Senilai Rp 30 Miliar di Kota Bima

MATARAM – Pemkot Bima berencana membangun gelanggang olahraga (GOR). Wali Kota Bima Muhammad Lutfi sudah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amalii, Kamis (22/2).

Pembangunan GOR Kota Bima mendapat sinyal positif dari Menpora. Hanya saja, Kemenpora tidak mengurus pembangunan fisik. Mereka hanya memberikan rekomendasi saja.

”Kalau Kemenpora tidak mengurus fisik, sifatnya hanya rekomendasi. Kita akan mengusulkan ke Kementerian PUPR,” kata Lutfi kepada Lombok Post.

Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan GOR tidak hanya untuk lapangan sepak bola. Nantinya akan dibuat pula lintasan atletik. ”GOR ini layaknya stadion,’’ jelasnya.

Baca Juga  Pakar Komunikasi: TNI Tidak Dapat Dipisahkan Dengan Rakyat

Selama ini, fasilitas olah raga yang digunakan para atlet tidak representatif. Sementara, prestasi para atlet Kota Bima di cabor sepak bola cukup membanggakan. Begitu juga dengan cabor atletik. ’’Atlet kita banyak yang juara di tingkat nasional,” ungkapnya.

Kota Bima memiliki sederet atlet yang berprestasi di tingkat nasional maupun nasional. Misalkan atlet cabor atletik, Fadlin. Pria kelahiran Kelurahan Santi, Kota Bima ini pernah mencicipi juara di Asian Games 2018. Dia yang turun di nomor estafet berhasil meraih medali perak bersama timnya.

Baca Juga  Perbup Manggarai Barat Permudah Investasi Di Labuan Bajo

Di cabor voli pantai, Kota Bima memiliki Ditha Juliana. Wanita kelahiran Kolo ini mencatat sederet prestasi di level nasional dan internasional.

Sementara, di cabor panjat tebing, Kota Bima punya Nurul Iqamah. Prestasi membanggakan diukir wanita asal Kelurahan Bedi ini di skala nasional dan internasional.

Begitu pula dengan sepak bola. Pemain usia pelajar Kota pernah menjadi yang terbaik di NTB. Ditambah lagi, sejumlah atlet lain Kota Bima yang akan berlaga di PON Papua nanti.

Baca Juga  Komitmen Penuh DPC Demokrat Sikka Dukung Kepemimpinan AHY

Menurut Lutfi, prestasi atlet Kota Bima perlu didukung dengan fasilitas yang representatif. Ini untuk menambah semangat para atlet agar mengukir prestasi lebih hebat lagi. ”Makanya kita bina lagi. Jadi perlu ada gedung yang representatif,” tegasnya.

Rencananya GOR akan dibangun di Manggemaci, Koya Bima. Pembangunan GOR ini menghabiskan anggaran puluhan miliar. ”Kalau anggaran yang kita usulkan Rp 30 miliar. Mudahan segera terwujud,’’ harap dia. (*/cr4)

 

Sumber : lombokpost.jawapos.com

Komentar

News Feed