Bidang Pendidikan Katolik Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTT menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakrawala NTT untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) di seluruh NTT. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan yang digelar di Ruang VIP PTSP Kanwil, Senin (17/2/2025).
Kepala Bidang Pendidikan Katolik (Kabid), Adrianus Paripurnama Jaya, menyatakan komitmen penuh untuk mengembangkan kemampuan literasi para pendidik dan peserta didik di SMAK. “Meski tahun 2025 kami menghadapi kendala pemotongan anggaran, kami tetap berkomitmen mencari terobosan untuk meningkatkan literasi siswa,” ujarnya.
Gusty Rikarno, Ketua Cakrawala NTT, mengungkapkan awal dari inisiasi kegiatan pelatihan ini adalah keprihatinan mereka terhadap kondisi literasi di NTT. Melalui program Sekolah Menulis Cakrawala, lembaganya ingin ikut ambil bagian dalam mengatasi krisis literasi di NTT tersebut. Karenanya, Cakrawala NTT menawarkan program pelatihan intensif selama tiga bulan dengan pendekatan yang komprehensif.
“Program ini akan dimulai dengan asesmen minat dan bakat siswa dalam menulis, baik itu opini, cerpen, puisi, maupun resensi. Selanjutnya, siswa akan mendapat pendampingan sesuai minat mereka hingga menghasilkan karya yang akan diterbitkan dalam majalah elektronik Cakrawala,” jelas Rikarno.
Program ini mencakup beberapa tahapan, mulai dari asesmen awal, pendampingan intensif, hingga penerbitan karya siswa. Setiap peserta yang berhasil menulis akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian para siswa.
Menanggapi inisiatif ini, Kabid menyatakan siap berkoordinasi dengan seluruh kepala SMAK di NTT sebagai bentuk dukungan terhadap program Cakrawala ini. Sebagai tindak lanjut, Bidang Pendidikan Katolik akan memfasilitasi terlaksananya pertemuan virtual dengan kepala SMAK se-NTT untuk sosialisasi program pelatihan literasi ini.
Kabid juga berharap agar kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas literasi pelajar di NTT, sekaligus membuka peluang bagi para siswa untuk mengembangkan bakat menulis.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, staf LSM Cakrawala dan empat Ketua Tim Kerja pada bidang Pendidikan Katolik.*










