MAUMERE – Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka masih menunggu informasi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua dari Satuan Tugas Covid-19 Provinsi NTT.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka Bidang Kesehatan, Dokter Clara Francis saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu (17/2).
Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka itu juga menyampaikan bahwa pihaknya juga belum mengetahui siapa saja yang akan menjalani vaksinasi tahap kedua tersebut.
Ditanya terkait pelaksanaan vaksinasi untuk para Lanjut Usia (Lansia), Dokter Clara Francis juga menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.
“Sampai saat ini kita belum tahu kapan karena kami juga tetap menunggu informasi dari Propinsi, kapan mulainya untuk tahap kedua, siapa-siapa saja, lansia masuk di tahap kedua kah atau di tahap ketiga, kita menunggu informasi dari Propinsi,” ujar Dokter Clara.
Dirinya menjelaskan bahwa untuk lanjut usia diatas usia 60 tahun sudah diperbolehkan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19, sepanjang hasil skrining tekanan darah tidak lebih dari 180.
Selain itu, Dokter Clara menjelaskan bahwa ada beberapa tahapan tes yang harus dilewati melalui kriteria RAPUH.
“Tetapi untuk teknisi pelaksanaannya juga kami belum dapatkan informasi, hanya sebatas teori-teori ilmu medis kita sudah saling share kalau lansia itu harus seperti apa, tetapi nanti tahapan pelaksanaan ada teknis dan juknis, untuk vaksinasi tahap kedua juga kita belum tahu jadwalnya dan mekanismenya seperti apa,” tambahnya.
Dokter Clara Francis juga menyebutkan bahwa pihaknya belum melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19 kepada para lansia diatas usia 60 tahun.
“Kita hanya melakukan sosialisasi yang persyaratan yang sebelumnya, dibawah lansia yang kita sudah lakukan sosialisasi yang sementara jalan dan teman-teman di Puskesmas juga sementara jalankan untuk sosialisasikan itu,” jelasnya.
Lebih lanjut Dokter Clara menjelaskan bahwa dalam tahapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia pihaknya akan kembali memperkuat sistem pelaksanaannya bersama BPJS karena pendaftaran dan penginputan data harus melalui aplikasi P-Care.
Sementara itu, jumlah lansia di Kabupaten Sikka belum diketahui. (*/cr4)
Sumber : kumparan.com











Komentar