oleh

Deputi Bidang Protokoler Sempat Minta Jokowi Tak ke Tengah Sawah saat Hujan dan Petir di NTT

NTT – Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke NTT Selasa (23/2) kemarin banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat. Bukan saja soal kerumunan yang diiringi bagi-bagi suvenir, namun juga aksi Jokowi yang berjalan sendirian di tengah sawah saat hujan disertai petir.

Sebab, berada di area lapang dan terbuka seperti sawah saat hujan dinilai rawan dari sambaran petir.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, menjelaskan sebetulnya tim Kepresidenan sudah menyarankan agar Jokowi tak berjalan ke tengah sawah menuju pompa air karena kondisi hujan.

Baca Juga  RELAWAN PERISAI PRABOWO: Selamat Atas Kemenangan Pasangan PRABOWO-GIBRAN

“Kemarin saat Presiden datang hujan besar, perangkat kepresidenan sudah mengingatkan Presiden untuk tidak ke ujung ke pompa air yang berwarna kotak biru,” kata Bey, Rabu (24/2).

Namun, karena ingin melihat kondisi pompa air, Jokowi tetap berjalan menuju lokasi tersebut. Hal itu demi memastikan apakah pompanya dapat berfungsi secara maksimal.

“Presiden tetap ingin melihat langsung pompa air itu karena merupakan kunci untuk food estate di lokasi tersebut. Presiden mau ke situ untuk memastikan pompa berfungsi,” ujarnya.

“Karena kita ketahui bahwa Presiden kalau mengecek itu selalu detail,” tambahnya.

Baca Juga  Jokowi Minta Pencepatan Evakuasi Korban

Selain itu, Jokowi juga ingin ke lokasi pompa air karena ada sejumlah warga yang menunggu di ujung jalan. Masyarakat itu antusias melihat Jokowi sembari memanggil-manggil nama orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Memanggil-manggil (bisa didengar juga di video) dan telah menunggu lama serta hujan-hujanan. Jadi Presiden ingin menyapa dari jarak yang relatif lebih dekat,” ujar Bey.

Tak hanya itu saja, pada saat itu sebenarnya Jokowi dikawal oleh anggota Paspampres. Namun, karena kondisi jalan setapak di sawah yang hanya bisa dilalui satu orang, maka anggota Paspampres tak bisa berjalan lebih dulu.

Baca Juga  Emas Merosot Anjlok 20,5 Dolar Tertekan Imbal Hasil Dan "Greenback"

“Paspampres ada, tapi tidak bisa lebih dahulu berjalan karena jalannya hanya untuk satu orang,”– Bey Machmudin

“Kalau Paspampres lebih dahulu, maka Presiden enggak bisa sampai ke tempat paling ujung,” tambahnya.

Agenda kunjungan kerja Jokowi ke NTT kemarin, yaitu meninjau kawasan food estate atau lumbung pangan yang terletak di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah. Selain itu, Jokowi juga meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka. (*/cr4)

 

Sumber : kumparan.com

Komentar

News Feed