oleh

Pemkab Kupang Tanam Pohon Bakau

Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menanam ratusan bibit pohon bakau di kawasan penggaraman Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang untuk mengantisipasi terjadinya abrasi.

“Penanaman ratusan bibit anak pohon bakau ini sebagai upaya pemerintah Kabupaten Kupang dalam menjaga kelestarian lingkungan alam di kawasan pantai Teluk Kupang serta menghindari terjadinya abrasi,” kata Bupati Kupang Korinus Masneno, Selasa (30/3).

Menurut dia, selain menjaga abrasi penanaman bibit pohon bakau juga untuk menjadikan kawasan Teluk Kupang sebagai lokasi wisata bagi masyarakat.

Baca Juga  Pemkot Kupang Dapat Bantuan 100 Tenaga 3T Dari Pemprov NTT

Penanaman bibit pohon bakau dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang dengan menggandeng pihak Universitas Nusa Cendana Kupang serta Lembaga Pemangku Adat Kabupaten Kupang.

Bupati Korinus Masneno mengajak warga di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Leste, itu untuk terus melestarikan lingkungan mangrove karena kawasan itu merupakan daerah yang potensial bagi pengembangan ekonomi baik usaha perikanan dan kelautan serta wisata.

Korinus Masneno menegaskan kawasan pantai Teluk Kupang terutama di Bipolo memiliki potensi pengembangan usaha garam yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  kerjasama SMSI Tangsel dan Kantor Pengacara Boy Sulimas Kuatkan Kelembagaan Media Pers Online Lokal

“Potensi yang paling diberkahi dan tidak perlu tanam ada di daerah ini, tinggal kita tuai dan jaga alamnya seperti garam. Investasi garam sangat berpotensial walaupun hasilnya kecil tapi pasti,”tegas Korinus Masneno.

Sementara itu Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang, Prof.Dr. Fred Benu yang hadir dalam kegiatan penanaman bibit pohon bakau di Bipolo mengatakan pantai Teluk Kupang merupakan kawasan potensial untuk usaha perikanan dan kelautan bagi usaha ekonomi yang perlu dijaga kelestarianya oleh masyarakat.

Baca Juga  Danrem 033 Wira Pratama Brigadir Jenderal TNI Jimmy Ramoz Manalu Bersama Gubernur Hadiri Pelantikan SMSI Kepulauan Riau

“Apabila kawasan ini memiliki lingkungan alam yang baik maka akan ada rantai makanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan ikan, udang, sehingga kawasan mangrove ini harus dijaga dengan baik kedepannya,” kata Fred Benu.

Ia mengatakan masyarakat Kabupaten Kupang harus menjaga kelestarian lingkungan alam di kawasan Teluk Kupang dengan menanam pohon bakau yang banyak untuk mengantisipasi terjadinya abrasi. (*/cr9)

Sumber : Kupang.antaranews.com

Komentar

News Feed