oleh

Satpol PP dan Kepolisian Amankan Aksi Massa di Kantor Gubernur NTT

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan pengamanan dan penanganan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Peduli Kemanusiaan di depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Selasa (19/5/2026).


Sebanyak 42 personel Satpol PP diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman dan tertib. Pengamanan dilakukan melalui koordinasi bersama aparat Kepolisian serta perangkat daerah terkait.

Kasat Pol PP Provinsi NTT, Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si., mengatakan pihaknya juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.

Baca Juga  Ketua Umum SMSI Firdaus: Saatnya Kode Etik Jurnalistik Diperkenalkan pada Masyarakat

“Satpol PP melakukan pengamanan aset daerah serta berkoordinasi bersama aparat kepolisian guna membantu pengendalian massa apabila terjadi potensi kerusuhan,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Amfoang. Aspirasi yang disuarakan antara lain terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan, belum beroperasinya Rumah Sakit Pratama Amfoang, keterbatasan jaringan listrik dan internet, serta kekurangan tenaga medis PPPK di wilayah tersebut.

Baca Juga  Halo dunia!

Massa aksi menilai kondisi infrastruktur yang rusak, termasuk Jembatan Termanu dan Jembatan Kapsali, telah menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat. Selain itu, keterbatasan akses listrik dan jaringan internet di beberapa wilayah seperti Nunuanah dan Oepoli juga dinilai berdampak terhadap aktivitas belajar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Perwakilan massa kemudian diterima untuk melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi NTT di Ruang Rapat Asisten Kantor Gubernur NTT. Audiensi dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba, dan dihadiri sejumlah pimpinan OPD terkait.

Baca Juga  Atensi Jenderal Dudung Terhadap Penderita Lumpuh Diapresiasi Komisi I DPR

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menerima berbagai aspirasi masyarakat dan menyampaikan akan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan, terutama terkait infrastruktur, energi, dan pelayanan kesehatan di wilayah Amfoang.

Seluruh rangkaian aksi unjuk rasa dan audiensi berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan terpadu dari Satpol PP Provinsi NTT bersama aparat Kepolisian.

News Feed